• 2

    May

    Pendidikan "?"

    ? ? PENDIDIKAN oleh: Hasrul Ma’ruf Baru-baru ini negeri kita dihebohkan oleh film “?”. Film “?” atau tanda tanya adalah sebuah film yang diklaim oleh pembuatnya dapat mencerdaskan pemahaman tentang pluralisme dan toleransi masyarakat di tanah air. Apakah sebuah “?” dapat melakukan proses dengan hasil yang sama untuk semua targetnya? Semua orang bebas mengeluarkan klaim, namun kondisi di lapangan bisa berkata lain. Pendidikan adalah nomina dari kata dasarnya “didik”. Didik atau mendidik menurut kamus besar bahasa Indonesia berarti memelihara dan memberi latihan (ajaran, tuntunan, pimpinan) mengenai akhlak dan kecerdasan. Pendidikan “?” adalah sebuah konsep apabila pendidikan dijadikan sebagai sebuah kotak hitam atau bla
  • 1

    Nov

    Cobaan kepada Bangsa

    Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun“ (Al-Baqarah: 155-156) Indonesia seperti tak hentinya diguncang bencana pada Oktober lalu. Banjir bandang menyapu Wasior, Kabupaten Wondama, Papua. Gempa 7.7 skala richter memicu tsunami yang menyapu garis pantai Mentawai pada Senin, 25 Oktober. Kurang dari 24 jam setelahnya, gunung Merapi meletus beberapa kali, melepaskan aliran piroklastik yang membakar dan menyelimuti desa dalam abu. Korban jiwa, dan materi berjatuhan, menambah daftar panjang kesedihan masyarakat setelah harus
  • 20

    Jun

    Electricity: Indonesia vs ROK

    A writing from Dahlan Iskan (CEO of PLN, Indonesia’s State Electricity Company) about comparison of electricity in Indonesia and in Republic of Korea. It’s a good article showing an Indonesian perspective of Korean electricity. So, here’s the translation.. Dahlan Iskan: It’s just important when it’s dead! Last week I accepted guests from Kepco, leading power company in South Korea. Many things were discussed. Starting from nuclear energy to the electricity tariff there. In Korea, apparently Kepco was also asked by the goverment to service electricity to certain category with a very low tariff. The difference, evidently the lowest electricity tariffs in ROK were not for low class household. The lowest was given to agricultural sector. The policy had
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post