Mengurus UT Korea

9 May 2011

UT

Awalnya, saya kira yang namanya ngurusin sesuatu itu membosankan, ngerepotin, pokoknya ga asik deh..

UT

Rayuan Sippo,

Sippo, orang ini adalah yang pertama mengajak saya untuk ikut membantu Universitas Terbuka (UT) di Korea. Awalnya saya juga tidak tahu apa itu UT (Universitas Terbuka, googling…). Namun berhubung Mr. Sippo ini adalah salah satu walkmate saya. Dan dia juga punya kamera Canon yang lensanya ada ring merahnya (hope you know what i mean), saya sering sulit untuk menolak ajakan dia :p. Selain itu, emak aye selalu ngajarin supaya saya jadi orang yang bermanfaat. Dan akhirnya sayapun datang pada rapat pertama UT, bertempat di sebuah kafe di depan kedutaan tercinta.

Rapat pertama, meet Mr. Habu…

Awalnya saya tidak begitu mengenal Habu. Sebelumnya, saya kenal Habu hanya sebagai “objek penderita” di tengah2 anak2 Konkuk yang (waktu itu) terkenal rada2 ga normal. Rapat itu adalah pertama kalinya saya duduk semeja bersama Habu. Ternyata bung Habu ini sangat mudah untuk dipahami ketika sedang berbicara to the point. Beliau dengan cerdas dan tangkas menjelaskan apa itu UT, untuk apa ada UT di Korea, sejarah persiapannya, dan terakhir beliau menjelaskan bahwa dalam waktu dekat akan datang pejabat UT dari Jakarta untuk meluncurkan UT di Korea. Namun uniknya, sekalinya Habu berbicara tidak to the point, tak ada satupun orang yang dapat menangkap maksud dari pembicaraannya (ups.. :p). Singkat cerita, saat itu Habu butuh tim untuk mendampingi para pejabat UT yang akan datang, sekaligus untuk mempersiapkan acara sosialisasi kehadiran UT di Korea. (Belakangan diketahui, bos Habu ini adalah seorang pemimpin sejati. Energinya untuk UT Korea nyaris tak terbatas karena bersumber dari hati yang paling dalam. All hail Bu.. *Buuu!! :p)

Mengajak teman2,

Sebagai anggota komisi jalan-jalan (meskipun belum sehebat anggota DPR-RI jalan2nya), saya selalu mengajak handai taulan ke acara jalan2 saya. Namun kalau dipikir2 urusan ini beda, ini adalah kegiatan yang maslahat, butuh tenaga dan pikiran. Kalau acara jalan2 itu jelas, tujuannya having fun! Namun kegiatan sosial begini agak beda, fun-nya belum tentu, tapi ribet2nya jelas… (hmm) Tapi apalah salahnya mencoba, jadilah saya ajak beberapa teman untuk ikut membantu, salah satunya adalah mbak Dora. Selain mengajak teman2, saya juga bertemu dengan teman2 baru di sini, salah satunya bernama Miss T. “Senang rasanya bisa berkumpul dengan teman2 ^^” (Sebetulnya masih ada yang lainnya, namun teman2 yang saya sebut di atas adalah orang2 spesial yang secara konsisten mengurus UT, dari saat sebelum UT di Korea diluncurkan, hingga detik ini, sudah memiliki ratusan mahasiswa.)

Acara sosialisasi UT sukses!

Dan tim persiapan itu akhirnya berganti baju menjadi pengurus UT (jeng3x… berubah!!!), beberapa fungsi-pun segera disiapkan untuk menangani bagian-bagian yang dianggap penting dalam keseharian UT di Korea.

Aktivitas Pengurus

Dan waktupun berlalu, kami (pengurus UT) menjalin komunikasi dengan para calon mahasiswa, melakukan pendataan, pendaftaran, packaging dan forwarding berkas pendaftaran dari berbagai daerah di Korea ke Jakarta, dan sebaliknya forwarding modul/dokumen dari Jakarta ke berbagai daerah di Korea. Pengurus sangat dibantu oleh adanya koordinator2 dari kalangan mahasiswa UT sendiri. Tanpa adanya mereka, akan sangat sulit bagi pengurus untuk menyebarkan informasi, modul2, dan kegiatan2 koordinasi lainnya. Selain bekerjasama dengan para koordinator, pengurus UT juga memiliki corong informasi kepada mahasiswa yakni melalui web, fesbuk dan milis.

Meskipun sudah memiliki banyak channel komunikasi, namun tetap saja mahasiswa UT seringkali lebih mengandalkan pengurus sebagai sumber informasi, tempat pertanyaan dan juga keluhan. Fungsi-fungsi yang berhubungan langsung dengan mahasiswa, seperti humas, pembayaran, dan kemahasiswaan (awalnya masih ditangani oleh bos besar Habu) bisa mendapatkan telepon/sms tiba2 pada waktu yang tak diduga. Meskipun sudah disarankan untuk hanya mengontak pada malam hari, ada kalanya panggilan itu datang pada siang hari. Dan sekalipun sudah benar panggilan tersebut datang di luar jam kerja, telepon ajaib tersebut bisa datang pada saat sebelum tidur, sedang tidur, ataupun ketika baru bangun tidur (”hooh... iya… halo..??“).

The tutors,

Tutor adalah ujung tombak kualitas pendidikan UT. Meskipun UT pusat memiliki sistem tutorial online berikut dengan materi2 pembelajaran dan soal2 latihannya, namun tutor adalah kunci yang menjadikan mahasiswa UT sebagai mahasiswa. Tutor2 di UT Korea adalah invidu2 terpilih yang memiliki kecerdasan dan dituntut memiliki kemampuan berbagi yang tinggi. Mereka dituntut untuk membangkitkan semangat belajar mahasiswa yang notabene fokus utamanya bukan untuk belajar. Sangat sulit… (>,<). Namun ajaib, mereka bisa! Mereka bisa membuat para mahasiswa UT memiliki semangat belajar, bertanggung jawab atas tugas2 mereka, dan juga merangsang para mahasiswa ini untuk berpikir analitis, kreatif, dan berinteraksi selayaknya mahasiswa pada umumnya.

Ada satu alasan kenapa kualitas tutorial di UT Korea bisa terjaga. Aktivitas paling rutin di kepengurusan UT Korea adalah evaluasi akademik. Di rapat ini, para tutor, koordinator tutor dan rektor UT Korea (bos Habu emang paling rajin!) berkumpul via Skype untuk membahas kondisi tutorial tatap muka. Seorang tutor bercerita tentang kondisi di kelasnya, didengar oleh tutor yang lain, dan kendala tersebut dicoba diselesaikan bersama2. Meskipun ini bukan ajang yang wajib diikuti oleh pengurus yang lain, namun pengurus2 lain seringkali ikutan nimbrung untuk sekedar mengetahui hal2 menarik apa yang terjadi di dalam kelas. Selain untuk evaluasi, rapat2 semacam ini juga dijadikan ajang silaturahim, hiburan, dan lucu2an di sela2 kesibukan para pengurus dan tutor sebagai mahasiswa/anak lab.

The fun side,

Dengan kombinasi pengurus dan tutor yang unik namun tetap solid (Amin!), kepengurusan UT Korea berlangsung seru dan tidak membosankan.

“Pictures could say more than thousand words“,

no pic/vid = hoax!”,

dan fun adalah kata yang sulit untuk dijelaskan. Saya tidak akan berpanjang-lebar bercerita tentang hal ini. Berikut ini adalah cuplikan momen dan peristiwa yang saya anggap masih share-able (@teman2 pengurus: ini boleh kan dishare? H: Boleeeeh… ;)) dari balik layar kepengurusan UT Korea. Jadi, lihat sendiri aja…

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/OoT-CPT7Dzo" width="640" height="400" wmode="transparent" /]

Jalan2 ^^…

Setelah dokumen dipilah-pilah sesuai dengan tujuannya, dokumen tersebut kami bawa dari KBRI menuju kantor pos untuk selanjutnya dikirimkan ke wilayah-wilayah. Tak jarang kami langsung berekreasi setelah kegiatan ini ^^

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/uug45k7eQHw" width="640" height="400" wmode="transparent" /]

[kml_flashembed movie="http://www.youtube.com/v/FLZ6_vSFmGY" width="640" height="400" wmode="transparent" /]

UT

Dengan UT, bisa saya bantu…*

*. kalimat di hati, bukan di mulut :)


TAGS utkorea pendidikan organisasi


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post